DESTINASI
MAKKAH
TEMPAT SUCI DALAM ISLAM
Anjum Hotel Makkah memberikan tempat yang nyaman untuk menjelajahi Masjidil Haram yang terletak berdekatan, serta seluruh keistimewaan yang ditawarkan oleh Kota Suci Makkah.
Makkah adalah tanah yang paling dicintai di sisi Allah (SWT). Dalam Surah Ali-Imran, Allah berfirman:
"Sesungguhnya rumah pertama yang dibangun untuk manusia adalah yang di Bakkah (Makkah), yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam." [3:96]
Di sinilah Nabi terakhir dan pembimbing umat manusia, Muhammad (SAW), dilahirkan dan memulai kenabiannya.
Mari kita jelajahi bersama makna agung dari kota suci tercinta kita: Makkah.
KA’BAH
Ka’bah adalah kiblat bagi seluruh umat Muslim di dunia. Ini adalah tempat paling suci dan rumah ibadah pertama yang dibangun di bumi. Berbentuk kubus dengan tinggi sekitar 18 meter dan lebar 18 meter. Ka’bah terletak di tengah Masjidil Haram dan ditutupi kain sutra hitam bersulam ayat-ayat Al-Qur’an yang disebut Kiswah.
Dalam Surah Al-Maidah:: “Sesungguhnya Allah telah menjadikan Ka’bah, Rumah Suci, sebagai pusat bagi manusia.” [5:97]
Nabi (SAW) bersabda: “Setiap hari dan malam, 120 rahmat turun ke Ka’bah; 60 untuk mereka yang bertawaf, 40 untuk yang shalat, dan 20 untuk yang hanya memandang Ka’bah.” [Bayhaqi]
MASJIDIL HARAM
Masjid terbesar dan tersuci di dunia, dengan tujuan utama untuk9 ibadah Haji. Luas kompleks ini sekitar 366.168 m² dan dapat menampung hingga 1,5 juta jemaah. Masjid ini mencakup Ka’bah, Safa dan Marwah, Maqam Ibrahim, dan sumur Zamzam.
Nabi Muhammad (SAW) bersabda: “Satu shalat di masjidku ini lebih baik dari seribu shalat di tempat lain, kecuali Masjidil Haram. Dan satu shalat di Masjidil Haram lebih baik dari seratus ribu shalat di tempat lain.” [Ahmad]
MASJID JIN
Terletak dekat Jannat al-Mualla. Dikenal juga sebagai Masjid Bai’at dan Masjid Penjaga. Di sinilah sekelompok jin mendengarkan bacaan Al-Qur’an dari Nabi Muhammad (SAW) dan masuk Islam. Kisah ini disebut dalam Surah Al-Jinn.
MASJID AISYAH
Juga dikenal sebagai Masjid Tan’im, masjid ini menjadi tempat mikat (niat ihram) bagi jemaah yang ingin melakukan Umrah. Aisyah (RA) memulai ihramnya di sini atas perintah Nabi (SAW) pada Haji Wada’.
Nabi (SAW) bersabda: “Sebagian dari ibadah Haji dan Umrah adalah melakukan perjalanan di jalan Allah dan keluar dari kota.”
MASJID NIMRAH
Terletak di Padang Arafah. Nabi (SAW) menyampaikan khutbah terakhirnya di sini saat Haji Wada’. Setelah khutbah, turunlah ayat: “Hari ini Aku sempurnakan agamamu untukmu…” [5:3]
Pada hari Arafah, jemaah Haji melaksanakan Zuhur dan Ashar secara jamak dan qashar di sini.
MASJID AL-KHAIF
Dikatakan bahwa 70 nabi telah shalat di masjid ini. Nabi (SAW) juga memberikan khutbah di sini dan bersabda:
“Siapa yang memprioritaskan akhirat, Allah akan perbaiki urusannya dan dunia akan datang kepadanya dengan tunduk.” [Thabrani]
GUNUNG ARAFAH
Tempat Nabi (SAW) menyampaikan khutbah perpisahan. Dikenal juga sebagai Jabal Rahmah, karena di sinilah Adam dan Hawa bertemu dan diampuni.
“Haji adalah Arafah.” [Hakim]
“Tidak ada hari di mana Allah membebaskan lebih banyak jiwa dari neraka selain Hari Arafah.” [Muslim]
GUA HIRA – GUNUNG NUR
Dikenal sebagai Jabal Al-Nur. Di sinilah Nabi (SAW) menerima wahyu pertama dari Jibril (AS) pada bulan Ramadan tahun 610 M. Tempat ini disebut sebagai “Lailatul Qadr”. Perjalanan ke gua membutuhkan pendakian sekitar dua jam. Dari puncaknya, Ka’bah dapat terlihat langsung.
MUZDALIFAH
Terletak antara Arafah dan Mina. Area ini sepanjang 4 km. Jemaah Haji menggabungkan shalat Maghrib dan Isya di sini saat malam 10 Dzulhijjah dan menginap semalam. Batu untuk melontar jumrah dikumpulkan dari sini.
MINA
Tempat jemaah Haji menginap pada malam 8, 11, dan 12 Dzulhijjah. Di sini terdapat tiga tiang jumrah. Kata “Mina” berasal dari “mengalir”, karena darah hewan kurban mengalir di sini pada Idul Adha. Nabi (SAW) menyembelih 63 unta, dan Ali (RA) menyembelih sisanya.
GUA TSUR
Tempat Nabi (SAW) dan Abu Bakar (RA) bersembunyi selama hijrah ke Madinah. Quraisy mencarinya hingga ke mulut gua, tetapi Allah melindungi mereka. Gua ini berjarak 4 km dari Mekkah dan berada di ketinggian 748 meter.